ISLAM LIVE – Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Rangkap jabatan Bahlil ditempatkan pemerintah untuk mempercepat agenda hilirisasi dan transisi energi.
Bahlil mengatakan dirinya menerima penugasan tersebut melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. “Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” ujar Bahlil.
Ia menyebut tetap berkantor di Kementerian ESDM karena lingkup tugas dinilai berdekatan. “Kantornya tetap di ESDM karena lingkupnya tak jauh berbeda, justru malah harus dipercepat hilirisasinya,” katanya.
Di sisi regulasi, rangkap jabatan Bahlil menjadi sorotan karena UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, yang telah diubah melalui UU Nomor 61 Tahun 2024, mengatur larangan menteri merangkap jabatan tertentu.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum menjelaskan secara rinci dasar hukum yang memungkinkan satu orang menduduki dua posisi menteri sekaligus. Mekanisme pembagian kewenangan dan pengawasan juga menjadi bagian yang perlu diperjelas.
