Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Gagal Berangkat Saat Sidak Travel Umrah di BIM

2 views
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap travel umrah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (30/9/2026)

ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat menemukan kasus jemaah umrah yang batal berangkat meski telah membayar biaya perjalanan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap travel umrah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (30/9/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan perlindungan jemaah dalam proses keberangkatan. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Kemenhaj Sumbar dan kepala kantor Kemenhaj kabupaten/kota, dengan dukungan sejumlah instansi terkait, termasuk Otoritas Bandar Udara, Angkasa Pura, Imigrasi, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kakanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki mengatakan pemeriksaan langsung dilakukan di bandara untuk memastikan proses keberangkatan jemaah berjalan sesuai ketentuan.

“Kami melakukan sidak untuk memastikan perlindungan kepada jemaah umrah. Kami langsung ke bandara dan didukung pihak terkait,” kata Rifki.

Baca Juga:  Cegah Fraud dan Korupsi, Itjen Kemenhaj Dorong Pengawasan Area Berisiko Tinggi

Dalam pemeriksaan tersebut, Kemenhaj menemukan persoalan keberangkatan jemaah. Salah satunya, terdapat jemaah yang seharusnya berangkat pada hari itu tetapi akhirnya batal, meski biaya perjalanan telah dibayarkan.

Rifki mengatakan travel yang bersangkutan juga melaporkan kerugian akibat pembatalan tersebut. Nilainya mencapai sekitar Rp100 juta karena tiket penerbangan telah dibayarkan.

Pembatalan tersebut turut berdampak kepada jemaah yang telah mempersiapkan keberangkatan. Sebagian jemaah bahkan disebut telah menggelar walimatus safar sebelum akhirnya mengetahui keberangkatan mereka dibatalkan.

Menurut Rifki, penerbangan tersebut menggunakan pesawat dengan sistem sewa atau charter dan dijadwalkan mengangkut sekitar 180 jemaah dari Sumatera Barat. Pembatalan menyebabkan sebagian kursi pesawat tidak terisi.

Baca Juga:  Kemenhaj Sumsel Evaluasi Haji 2026, Penyelenggaraan Masih Perlu Diperbaiki

Rute penerbangan juga tidak langsung menuju Arab Saudi. Jemaah dijadwalkan menuju Malaysia terlebih dahulu sebelum bergabung dengan penerbangan dari Pekanbaru.

Kemenhaj Sumbar akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap travel yang bersangkutan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui persoalan yang menyebabkan jemaah batal berangkat.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA