ISLAM LIVE – Kualitas sumber daya manusia menjadi taruhan besar sebuah bangsa. Di tengah persoalan pola makan anak yang dinilai masih buruk, Indonesia disebut ingin mencetak talenta seperti Lamine Yamal melalui Program Makan Bergizi Gratis.
“Lebih dari separuh anak-anak kita ini pola makannya buruk 56 persen. Hampir 41 persen anak-anak ini tidak sarapan ke sekolah,” kata Hariko Wibowo Satria, Tenaga Ahli Utama Bakom RI, dalam dialog di salah satu stasiun televisi nasional.
Pernyataan itu kemudian berlanjut ke pembahasan dunia olahraga, khususnya sepak bola. Hariko menyinggung keberhasilan Spanyol menemukan talenta sepak bola muda dan menjadikan Lamine Yamal sebagai contoh.
Dalam penjelasannya, Hariko menyebut Indonesia masih menghadapi kesulitan menemukan anak-anak dengan kemampuan seperti Lamine Yamal. “Kayak Spanyol juara itu, mencari anak-anak yang seperti Lamine Yamal itu yang gesit seperti itu, itu agak kesusahan kita,” ujarnya.
Hariko selanjutnya mengaitkan persoalan itu dengan besarnya jumlah penduduk Indonesia. Menurutnya, program pemenuhan gizi diperlukan sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia.
“Makanya kita jalankan program makan bergizi gratis ini sehingga ini menjadi standar dasar pelayanan bagi masyarakat,” lanjutnya.
Potongan video pernyataan Hariko viral setelah diunggah kembali akun TikTok @arizonasiregar. Pernyataan yang menghubungkan MBG dengan sosok Lamine Yamal pun memancing berbagai komentar netizen.
Sejumlah netizen mempertanyakan kaitan antara program MBG dengan target menemukan pemain sepak bola seperti Lamine Yamal. Tidak sedikit pula yang memilih merespons dengan candaan.
“Lah ntar Timnas kebanyakan striker dong Lamine Yamal semua,” canda akun @alexis.
Komentar lain menilai pemenuhan gizi anak tak harus dikaitkan langsung dengan ambisi menghasilkan atlet kelas dunia. “Jauh bgt, yg jadi contoh atlet orang makan cuman 1 kali mau berharap dapet spek atlet, jauh jauh jauh, yg penting sehat ngga stunting saja sudah cukup,” tulis akun @Elang Hitam.
Ada juga netizen yang menyindir dengan nada bercanda. “Ternyata selama ini inspirasi MBG dari Lamine Yamal,” gurau akun @Bastian. Akun @vany menyoroti perbedaan makanan atlet dengan menu MBG. “Disamakan, keju, daging sapi, dan susu asli Spanyol sama buncis 5 biji, tempe 1, dan bakso, sementara MBG dagingnya sebulan sekali,” tulisnya.
