Abdul Wachid Tekankan Kompetensi Guru Pesantren Lewat Sertifikasi

7 views
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid ( foto: Dok DPR RI )

ISLAM LIVE – Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyoroti pentingnya peningkatan mutu pendidikan di pesantren. Salah satu aspek yang dinilai perlu diperkuat adalah kualitas dan kompetensi guru atau pembimbing pesantren, termasuk melalui sertifikasi.

“Guru atau pembimbing harus memiliki sertifikasi agar pelajaran yang diberikan kepada para santri sesuai dengan harapan pemerintah maupun orang tua,” kata Abdul Wachid, Anggota Komisi VIII DPR RI, dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Menurut Abdul, peningkatan kompetensi tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran di pesantren berjalan sesuai standar yang diharapkan.

Baca Juga:  Halal Bukan Sekadar Label, BPJPH Sebut Bisa Dorong PAD dan UMKM

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan kurikulum yang jelas dalam penyelenggaraan pendidikan pesantren. Kurikulum diperlukan agar proses pembelajaran memiliki standar lebih terarah.

Selain itu, kurikulum dinilai mendukung pengukuran kualitas lulusan berdasarkan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki. Dengan demikian, mutu lulusan pesantren dapat diukur secara lebih jelas.

Dorongan peningkatan mutu itu disampaikan di tengah upaya Komisi VIII DPR RI memperkuat kelembagaan pesantren. Komisi VIII mendorong pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.

Anggota Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menilai keberadaan Ditjen Pesantren penting untuk meningkatkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pesantren. “Kita berharap dengan adanya Ditjen Pesantren, pondok pesantren di daerah akan lebih diperhatikan oleh Kemenag. Pengelolaannya juga dapat ditingkatkan, terutama dari sisi kesejahteraan tenaga pendidik, fasilitas, dan bantuan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  300 Santri Ponpes Darul Qur'an Wal Irsyad Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Selain dukungan anggaran dan fasilitas, Singgih menekankan pentingnya pembenahan tata kelola pesantren. Tata kelola yang baik dinilai akan menentukan kualitas pendidikan dan lulusan pesantren.

Ia berharap penguatan pengelolaan pesantren berkontribusi menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Hal itu dinilai penting untuk mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

Dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi pendidik, dan kurikulum yang jelas, mutu pendidikan pesantren diharapkan semakin terarah. Langkah itu juga diarahkan agar kebutuhan pesantren di daerah mendapat perhatian lebih besar.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA