ISLAM LIVE – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar pembinaan calon jemaah haji melalui kegiatan “Manasik Haji Sepanjang Masa” di Aula Lantai 2 Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 85 calon jemaah haji yang terdiri atas 13 jemaah cadangan, delapan jemaah prioritas reguler, dan 64 jemaah reguler.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Surasman, M.Pd.I., turut memberikan materi mengenai kebijakan penyelenggaraan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya kesiapan jemaah sejak dini, baik dalam pemahaman manasik, administrasi, kesehatan, maupun kesiapan fisik dan mental.
Menurut Surasman, pembinaan perlu diikuti secara berkelanjutan agar calon jemaah memiliki bekal yang cukup dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji. Melalui kegiatan tersebut, jemaah juga mendapatkan pemahaman mengenai kebijakan dan ketentuan penyelenggaraan haji.
Selain materi kebijakan, kegiatan diisi dengan pembahasan kesehatan haji yang disampaikan Pengelola Kesehatan Haji UPT Puskesmas Selatpanjang, Muhammad Kholid, AMG. Materi tersebut membahas mekanisme pemeriksaan kesehatan haji atau Medical Check Up (MCU).
Muhammad Kholid menjelaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan calon jemaah haji. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan jemaah secara menyeluruh sebagai dasar dalam melihat kesiapan kesehatan untuk mengikuti rangkaian ibadah haji.
Dalam kegiatan tersebut, jemaah juga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai manasik, kebijakan penyelenggaraan haji, maupun pemeriksaan kesehatan.
Melalui program “Manasik Haji Sepanjang Masa”, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap pembinaan calon jemaah dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga jemaah semakin siap dari sisi pengetahuan, administrasi, fisik, mental, dan kesehatan.
