Berlin Berduka Usai Serangan di Parade Pride, Ribuan Warga Gelar Aksi Solidaritas

3 views
Orang-orang berkumpul di Gerbang Brandenburg, setelah insiden mematikan di mana sebuah kendaraan menabrak kerumunan orang di dekat parade Pride Christopher Street Day tahunan Berlin pada Sabtu malam, menyebabkan beberapa orang terluka dan parade dibatalkan, di Berlin, Jerman, 26 Juli 2026.

ISLAM LIVE – Ribuan warga Berlin menghadiri aksi solidaritas dan doa bersama setelah serangan kendaraan yang menabrak kerumunan pada perayaan tahunan Christopher Street Day (CSD) atau Parade Pride menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya belasan lainnya.

Penyelenggara membatalkan beberapa kegiatan yang semula dijadwalkan setelah parade, termasuk pasar sarapan di sebuah pusat kuliner dan kegiatan pembersihan pascaacara. Sebagai gantinya, ribuan orang berkumpul di Pariser Platz, kawasan sekitar Gerbang Brandenburg yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi serangan, untuk mengikuti aksi solidaritas. Kepolisian membatasi jumlah peserta karena alasan keamanan setelah lokasi mencapai kapasitas maksimum.

“Kepada kalian, komunitas terkasihku: Aku tahu banyak dari kalian yang takut saat ini. Aku tidak akan menutup-nutupi – aku juga takut. Tetapi kalian tidak sendirian dalam ketakutan ini, dalam kesedihan ini, dan dalam kemarahan ini,” tulis Komisaris Urusan LGBTQ Pemerintah Negara Bagian Berlin, Alfonso Pantisano, melalui akun Instagramnya pada 26 Juli 2026.

Baca Juga:  Arab Saudi Kenalkan Warisan Kaligrafi Islam kepada Generasi Muda Dunia

Sejumlah agenda lanjutan perayaan juga dibatalkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Dalam aksi tersebut, peserta mengheningkan cipta untuk para korban sambil mengibarkan bendera kebanggaan LGBTQ. Salah satu peserta membawa spanduk bertuliskan “Dari kesedihan, hingga kemarahan, sampai perlawanan!” sebagai bentuk solidaritas dan penolakan terhadap kekerasan.

Kanselir Jerman Friedrich Merz bersama Menteri Kehakiman Stefanie Hubig turut menghadiri misa penghormatan bagi korban di Gereja St. Mary’s. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap serangan yang mengguncang salah satu perayaan LGBTQ terbesar di Eropa tersebut.

Parade Christopher Street Day di Berlin telah diselenggarakan sejak 1979 dan setiap tahun diikuti hingga satu juta peserta. Acara tersebut menjadi simbol perjuangan hak-hak komunitas LGBTQ serta memperingati Pemberontakan Stonewall 1969 di New York, yang menjadi tonggak penting gerakan hak-hak LGBTQ di dunia.

Baca Juga:  Jenderal AS Kesal Dicecar DPR Terkait Perang Lawan Iran: Harus Berapa Lagi Masyarakat Amerika yang Meninggal?
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA