ISLAM LIVE – Menteri Pertahanan Rumania Radu Miruta menegaskan provokasi Rusia harus segera dihentikan setelah sebuah jet tempur F-16 Rumania menembak jatuh drone Rusia yang memasuki wilayah udara negaranya di atas Laut Hitam.
Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan drone itu ditembak jatuh dengan aman sekitar 12 kilometer di timur laut Kota Sulina, di atas perairan teritorial Rumania. Sejak perang Rusia-Ukraina dimulai, drone Rusia tercatat telah memasuki wilayah udara Rumania sebanyak 33 kali, termasuk insiden terbaru tersebut.
“Rumania akan terus mempertahankan dengan tegas kedaulatan dan wilayah udaranya, tetapi provokasi-provokasi ini harus dihentikan,” tegas Menteri Pertahanan Radu Miruta melalui unggahan di Facebook pada 26/07/26.
Insiden itu menjadi drone Rusia ketiga yang ditembak jatuh Rumania dalam kurun tiga hari. Sebelumnya, Rumania belum pernah menembak jatuh drone Rusia hingga insiden pertama yang terjadi pada Jumat.
Presiden Rumania Nicușor Dan turut mengecam pelanggaran tersebut dan menyebut tindakan Rusia sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima karena wilayah udara Rumania juga merupakan bagian dari wilayah udara NATO dan Uni Eropa. Pemerintah Rumania menyatakan menangani insiden itu secara serius bersama para sekutunya.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Luar Negeri Rumania memanggil Duta Besar Rusia untuk menyampaikan protes atas pelanggaran wilayah udara yang berulang. Perdana Menteri Ilie Bolojan juga menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran yang tidak dapat diterima.
Sementara itu, NATO menyatakan masih menyelidiki rincian insiden terbaru tersebut. Hingga berita ini ditulis, Rusia belum memberikan tanggapan resmi terkait penembakan drone maupun protes yang disampaikan pemerintah Rumania.
