Wamenekraf: AI dan Pelindungan Kreator Harus Berjalan Beriringan

4 views
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan pentingnya AI dan pelindungan kreator di Jakarta.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan AI harus memperkuat kreativitas sekaligus melindungi hak kekayaan intelektual para kreator.

ISLAM LIVE – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menegaskan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) harus berjalan seiring dengan pelindungan terhadap para kreator. Menurutnya, teknologi AI perlu memperkuat kreativitas tanpa mengabaikan hak kekayaan intelektual.

Pernyataan itu disampaikan Irene saat menghadiri peluncuran AI Economic Impact Report: Building the Future: Shaping Indonesia’s AI Era. Acara tersebut digelar dalam forum Google & YouTube untuk AI dan Ekonomi Kreatif di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (23/07/2026).

“Artificial Intelligence bukanlah pengganti kreativitas manusia. AI adalah teknologi yang memperkuat kreativitas manusia. Yang perlu kita siapkan adalah talenta yang mampu memanfaatkan teknologi, memahami data, serta menghasilkan karya yang memiliki daya saing global. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi pencipta dan pemain di pasar dunia,” ujar Irene.

Laporan yang disusun Google bersama Public First menunjukkan AI berpotensi menyumbang Rp66 triliun per tahun bagi ekonomi kreatif Indonesia.

Baca Juga:  Utang Luar Negeri RI Capai 444,4 Miliar Dollar AS, BI Sebut Tetap Terjaga

Selain itu, laporan tersebut memproyeksikan lahirnya 1,8 juta kreator profesional baru pada 2035.

AI juga diperkirakan mampu mendorong ekspor konten kreatif hingga Rp6,7 triliun setiap tahun.

Untuk mendukung pengembangan talenta, Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Google.

Keduanya meluncurkan program beasiswa Creative Technology Future Talents.

Program itu menyediakan pelatihan daring di bidang AI, Data Analytics, Project Management, dan Cybersecurity.

Irene menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci pemanfaatan AI.

Karena itu, pelaku ekonomi kreatif perlu meningkatkan kemampuan digital agar mampu bersaing.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola data yang baik.

Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing.

“Pengembangan AI perlu berjalan beriringan dengan pelindungan bagi para kreator melalui penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual sehingga inovasi dan kreativitas dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Vice President of Government Affairs & Public Policy Google, Markham Erickson, menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi digital berbasis AI.

Baca Juga:  Menko PM Imbau Pekerja Tak Buru-buru Cairkan JHT Sebelum Pensiun

“Kami berkomitmen menjadi mitra pemerintah Indonesia dalam membangun ekosistem AI yang terbuka, inklusif, dan bertanggung jawab. Ketika teknologi terbuka bertemu dengan kreativitas Indonesia, kami percaya akan semakin banyak peluang yang dapat diciptakan bersama bagi masyarakat, pelaku usaha, dan sektor ekonomi kreatif,” ujar Markham.

Lebih lanjut, Irene mengatakan transformasi AI membutuhkan investasi pada pengembangan talenta dan pemanfaatan data.

Pengambilan keputusan juga perlu didukung data yang akurat.

Ia menambahkan dampak ekonomi dari adopsi AI harus diukur secara berkelanjutan.

Dengan demikian, peluang usaha, lapangan kerja, dan nilai tambah dapat dipetakan secara lebih baik.

Forum Google & YouTube untuk AI dan Ekonomi Kreatif juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi.

Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, Google, akademisi, industri, dan komunitas.

Melalui kerja sama itu, para pihak berharap ekosistem AI Indonesia semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA