Pakar: Dugaan Bantuan Rusia Masuk Akal karena Serangan Drone Iran Makin Presisi

2 views
Presiden Rusia Vladimir Putin, kanan, berjabat tangan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat pertemuan di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tianjin, Tiongkok, 1 September 2025.

ISLAM LIVE – Dugaan keterlibatan Rusia dalam membantu Iran melancarkan serangan terhadap fasilitas Amerika Serikat di kawasan Teluk dinilai masuk akal oleh sejumlah pengamat.

Penilaian tersebut muncul setelah laporan Reuters menyebut intelijen Amerika Serikat sedang menyelidiki kemungkinan Rusia membantu Iran melalui penyediaan informasi penargetan maupun teknologi drone dalam serangan terhadap fasilitas CIA di kawasan Teluk. Meski hingga kini belum ada kesimpulan resmi, efektivitas dan presisi serangan menjadi salah satu alasan yang sedang ditelusuri penyelidik.

“Ini memang sudah diduga karena banyak serangan yang dilakukan Iran jauh lebih canggih daripada yang pernah mereka lakukan sebelumnya,” kata Nicole Grajewski, asisten profesor di Centre for International Research, Sciences Po, Paris, kepada Al Jazeera pada 23/07/26.

Baca Juga:  Siapa Saja Manusia yang Pernah Mengunjungi Luar Angkasa?

Menurut Grajewski, Iran memiliki kemampuan antariksa yang lebih terbatas dibandingkan Rusia sehingga kerja sama kedua negara dalam aspek teknologi dinilai sebagai kemungkinan yang realistis. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Iran memiliki jaringan intelijen manusia yang telah lama beroperasi di kawasan dan tidak boleh diabaikan dalam menjelaskan kemampuan negara tersebut menentukan sasaran serangan.

Hubungan pertahanan Rusia dan Iran sendiri semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kedua negara memperdalam kerja sama militer di tengah perang Ukraina dan berbagai sanksi Barat.

Laporan juga menyebut Rusia diduga membantu meningkatkan akurasi drone Shahed-136 milik Iran melalui sistem navigasi antijamming Kometa-M, meski tuduhan tersebut telah dibantah oleh Kremlin.

Meski demikian, Grajewski menilai keterlibatan Rusia bukan faktor utama yang menentukan kemampuan militer Iran. Menurutnya, Iran telah lebih dahulu mengembangkan kekuatan rudal dan drone secara mandiri, sementara dukungan Rusia lebih berperan meningkatkan efektivitas teknologi yang telah dimiliki Teheran daripada menciptakan kemampuan baru.
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA