ISLAM LIVE – Arab Saudi meluncurkan layanan digital yang memungkinkan jemaah memantau tingkat kepadatan di area Masjidil Haram secara real time.
Layanan yang diperkenalkan oleh General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque (marbot) itu menampilkan indikator kepadatan secara langsung di area Mataf dan Masa’a. Melalui layanan tersebut, jemaah dapat mengakses informasi hanya dengan memindai kode QR yang telah disediakan.
“Platform ini menyajikan indikator kepadatan secara langsung beserta pembaruan instan dan panduan cerdas untuk meningkatkan pengelolaan kerumunan sekaligus memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi para pengunjung,” demikian keterangan marbot Masjidil Haram, dilansir Selasa (21/7/2026).
Marbot menjelaskan bahwa informasi yang ditampilkan akan diperbarui secara berkala sehingga jemaah dapat merencanakan perjalanan ibadah dengan lebih baik.
Dengan mengetahui kondisi kepadatan di area Mataf dan Masa’a, jemaah diharapkan lebih mudah menentukan waktu pelaksanaan tawaf maupun sa’i yang lebih nyaman.
Selain membantu jemaah, layanan digital tersebut juga diharapkan meningkatkan efisiensi pengaturan arus pengunjung di Masjidil Haram. Pengelolaan kerumunan secara lebih terukur dinilai penting mengingat tingginya jumlah jemaah yang beribadah di kawasan suci tersebut sepanjang tahun.
Peluncuran layanan ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah. Berbagai inovasi terus dikembangkan guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang lebih aman, tertib, serta memberikan pengalaman beribadah yang semakin nyaman.
