Menhaj: Evaluasi Haji Harus Berujung Perbaikan Layanan, Bukan Sekadar Laporan

12 views
Menhaj hadiri kegiatan Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru.

ISLAM LIVE – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tidak boleh berhenti pada penyusunan laporan administratif. Menurutnya, hasil evaluasi harus diterjemahkan menjadi langkah konkret untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada jemaah pada musim haji berikutnya.

Penegasan tersebut disampaikan Menhaj saat membuka kegiatan Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru, Kamis (9/7). Ia menilai forum evaluasi harus menjadi ruang untuk menyusun solusi, memperkuat koordinasi, serta menyempurnakan sistem penyelenggaraan haji secara menyeluruh.

“Evaluasi haji tidak boleh berhenti sebagai laporan akhir. Kita tidak datang ke sini hanya untuk menyusun laporan, kemudian ditaruh di meja dan selesai. Evaluasi harus melahirkan keputusan perbaikan layanan, pembagian peran yang lebih jelas, mitigasi risiko, koordinasi lintas sektor, serta standar pelayanan yang lebih tertib,” ujar Menhaj.

Pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, Embarkasi Banjarmasin melayani 19 kelompok terbang yang terdiri atas 6.715 jemaah dan 76 petugas, sehingga total sebanyak 6.791 orang memperoleh layanan keberangkatan dan kepulangan. Menurut Menhaj, seluruh data tersebut tidak cukup hanya didokumentasikan, tetapi harus dianalisis untuk menemukan kekurangan, potensi risiko, serta aspek pelayanan yang masih memerlukan penyempurnaan.

Baca Juga:  Indonesia Akan Kirim Daging DAM Jemaah Haji ke Palestina, Kemenhaj: Itu Arahan Presiden Prabowo

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan haji bersikap terbuka saat menyampaikan hasil evaluasi. Menurutnya, evaluasi bukan forum untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan kesempatan memperbaiki sistem agar pelayanan kepada jemaah semakin baik.

“Kita harus membuka seluruh kekurangan yang ada, bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk memastikan pelayanan haji tahun 2027 jauh lebih baik. Angka-angka yang kita miliki harus diterjemahkan menjadi perbaikan SOP dan sistem pelayanan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhaj juga menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan haji merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, petugas embarkasi, maskapai penerbangan, pengelola bandara, imigrasi, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga mitra pelayanan lainnya.

Baca Juga:  Kemenhaj Siapkan Pemantauan Kesehatan Jemaah Setahun Sebelum Haji

Menhaj menambahkan, penyelenggaraan haji 2026 juga memperoleh apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, capaian tersebut menjadi pencapaian penting mengingat tahun 2026 merupakan tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah menjalankan amanah sebagai penyelenggara ibadah haji.

“Ini merupakan capaian luar biasa pada tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah menjalankan amanah. Kementerian ini baru dibentuk pada 2025, sementara tahapan penyelenggaraan haji sudah berjalan. Namun, dengan kerja keras dan dedikasi seluruh pihak, kita mampu mengejar ketertinggalan dan menyelesaikan seluruh tahapan pelayanan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Menhaj mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan hasil evaluasi sebagai fondasi untuk menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini perlu disyukuri, namun tidak boleh mengurangi semangat untuk terus melakukan perbaikan demi menghadirkan pelayanan yang semakin tertib, profesional, aman, dan berorientasi pada kepentingan jemaah.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA