Kabid Kemenhaj Lampung Paparkan Problematika Penyelenggaraan Haji di Polda

2 views
Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) menjadi salah satu sarana penting dalam memperkuat karakter, integritas dan spiritualitas anggota Polri

ISLAM LIVE – Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung, H. Akhor Wiwit Sudiono, S.Ag., M.M., memaparkan tahapan dan sejumlah tantangan penyelenggaraan ibadah haji dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Al-Ikhlas Mapolda Lampung, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, serta anggota Polri di lingkungan Polda Lampung. Akhor hadir sebagai narasumber dengan memberikan materi keagamaan sekaligus wawasan mengenai penyelenggaraan Haji 1448 Hijriah.

Dalam pemaparannya, Akhor menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan rangkaian panjang yang membutuhkan persiapan dan koordinasi sejak sebelum keberangkatan jemaah. Tahapannya mencakup persiapan administrasi, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, pembinaan dan manasik, pemeriksaan kesehatan, penyiapan dokumen perjalanan, hingga keberangkatan menuju Arab Saudi.

Baca Juga:  Menhaj Minta Pejabat Baru Segera Tancap Gas Siapkan Penyelenggaraan Haji

“Penyelenggaraan haji merupakan sebuah proses yang panjang. Banyak tahapan yang harus dipersiapkan dan dikoordinasikan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan dengan baik,” jelas Akhor.

Ia menjelaskan, pelayanan kemudian berlanjut pada fase keberangkatan, pelayanan jemaah di Arab Saudi, pelaksanaan rangkaian ibadah haji, hingga masa kepulangan jemaah ke daerah masing-masing. Menurutnya, penyelenggaraan haji tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga mencakup pelayanan, perlindungan, pembinaan, dan pemenuhan hak-hak jemaah.

Akhor juga memaparkan sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan haji. Karakteristik jemaah yang beragam, mulai dari usia, kondisi kesehatan, pemahaman manasik, kemampuan fisik, hingga latar belakang sosial, membutuhkan pendekatan pelayanan yang komprehensif. Selain itu, kondisi cuaca, kepadatan jemaah, mobilitas yang tinggi, serta kebutuhan pelayanan kesehatan dan konsumsi menjadi aspek yang perlu dipersiapkan.

Baca Juga:  Kemenhaj Komitmen Tindak Tegas Travel Bersangkutan Usai 33 Jemaah Gagal Umrah

Akhor menekankan pentingnya edukasi kepada jemaah sejak dari daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai kondisi selama perjalanan. Pemahaman mengenai manasik, budaya dan kondisi lingkungan di Arab Saudi, kesehatan, penggunaan fasilitas umum, serta kedisiplinan mengikuti ketentuan selama perjalanan dinilai penting untuk membantu meminimalkan persoalan di lapangan.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA