ISLAM LIVE – Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong menguji coba Bank Sampah DARLING (Darul Ma’arif Peduli Lingkungan) selama satu pekan sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah sekaligus edukasi kepada santri. Program ini diluncurkan di lingkungan madrasah dan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong pada Kamis (20/8/2026).
“Bank Sampah DARLING ini kami hadirkan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi persoalan sampah di lingkungan madrasah dan pesantren. Kami ingin memberikan pemahaman kepada santri bahwa sampah masih memiliki nilai ekonomis,” kata Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr.
Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap persoalan sampah sekaligus memberikan edukasi bahwa sampah tertentu, khususnya botol plastik dan gelas plastik, masih memiliki nilai ekonomis apabila dikumpulkan dan dikelola dengan baik. Para santri mulai diarahkan untuk memilah sampah dan menempatkannya pada Bank Sampah DARLING.
Dedi menyampaikan bahwa masa uji coba selama satu pekan sengaja dilakukan untuk melihat respons santri, seberapa besar partisipasinya, serta mengetahui kendala yang mungkin muncul. Langkah sederhana ini diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya memilah sampah di lingkungan madrasah dan pesantren.
“Setelah satu pekan, tentunya akan kami evaluasi agar sistem Bank Sampah DARLING ini dapat berjalan lebih baik,” jelasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada para santri. Melalui kegiatan memilah dan mengumpulkan sampah, santri belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta pemanfaatan barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.
Lebih jauh, keberadaan Bank Sampah DARLING diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi santri. Nilai ekonomis yang dihasilkan dari sampah nantinya dapat menjadi bagian dari edukasi kewirausahaan dan kepedulian lingkungan.
“Dari sampah kita belajar peduli. Dari kepedulian kita menciptakan manfaat. Bersama wujudkan lingkungan madrasah dan pesantren yang bersih serta bernilai ekonomis,” ujarnya.
Peluncuran Bank Sampah DARLING menjadi salah satu bentuk komitmen MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, peduli, dan produktif.
