ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memfasilitasi kesepakatan dagang antara pelaku usaha Indonesia dan importir dari Arab Saudi melalui kegiatan Business Matching dalam Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 di Kota Madiun.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, kegiatan business matching tersebut menghasilkan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah eksportir dari Indonesia dan importir dari Arab Saudi untuk pengiriman produk Indonesia.
“Dalam business matching kemarin, kita sudah ada MoU dengan beberapa eksportir dari sini maupun importir dari Saudi untuk mengirim barang-barang dari Indonesia,” ujar Gus Irfan Yusuf saat mengikuti salah satu rangkaian agenda Sa’i Walk and Run di Stadion Wilis, Kota Madiun, Minggu (27/9/2026).
Menurut Gus Irfan Yusuf, kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dan umrah agar sebagian perputaran ekonomi dapat kembali dirasakan masyarakat Indonesia.
Ia mengatakan langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden untuk memaksimalkan potensi ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Kesepakatan melalui business matching tersebut membuka ruang bagi produk dari pelaku usaha Indonesia untuk dipasarkan melalui hubungan dagang dengan pihak di Arab Saudi.
