Banyak Muslim Belum Pahami Produk Keuangan Syariah, Ini Temuan Survei

4 views
Survei Populix menunjukkan tingkat penggunaan produk keuangan syariah masih tertinggal.

ISLAM LIVE – Survei Populix menunjukkan tingkat penggunaan produk keuangan syariah masih tertinggal meski kesadaran masyarakat terhadap layanan tersebut terus meningkat. Rendahnya pemahaman mengenai cara kerja produk menjadi salah satu faktor utama yang menghambat adopsi.

Berdasarkan survei terhadap 1.100 perempuan muslim di Indonesia, sebanyak 37 persen responden mengaku belum menggunakan satu pun produk keuangan syariah. Dari kelompok tersebut, 57 persen menyatakan belum memahami cara kerja produk keuangan syariah.

“Meskipun kesadaran terhadap keuangan syariah sudah mulai terbentuk, masih ada tantangan untuk membantu konsumen memahami bagaimana produk tersebut bekerja, serta manfaat yang relevan bagi kebutuhan mereka sehari-hari,” ujar Research Manager Populix Khairiyah Aprilianti di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:  Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia dalam Kondisi Baik dengan Pertumbuhan 5,6 Persen

Selain rendahnya pemahaman, 26 persen responden menilai informasi dan edukasi mengenai produk keuangan syariah masih terbatas. Sebanyak 24 persen menganggap akses layanan belum mudah dijangkau, sementara 16 persen menyebut istilah-istilah dalam produk syariah masih sulit dipahami.

Survei tersebut juga menunjukkan hampir sembilan dari 10 responden telah mengenal setidaknya satu produk keuangan syariah. Namun, tingkat pengenalan itu belum otomatis diikuti penggunaan. Misalnya, tabungan syariah dikenal oleh 63 persen responden, tetapi hanya 32 persen yang menggunakannya.

Kesenjangan serupa terlihat pada produk pegadaian syariah (rahn) dan reksa dana syariah. Meski masing-masing dikenal oleh 35 persen dan 29 persen responden, tingkat penggunaannya hanya mencapai 9 persen dan 10 persen. Adapun layanan fintech atau dompet digital syariah menunjukkan selisih yang lebih kecil, dengan 32 persen responden mengenal produk tersebut dan 26 persen telah menggunakannya.

Baca Juga:  DSN-MUI Usulkan Danantara Syariah untuk Perkuat Ekonomi Umat

Secara keseluruhan, Populix mencatat terjadi penurunan sekitar 24 persen dari tahap pengenalan menuju penggunaan produk keuangan syariah. Temuan ini menunjukkan literasi dan edukasi masih menjadi tantangan untuk mendorong peningkatan adopsi produk keuangan syariah.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA