ISLAM LIVE – Pembungkaman terhadap artis yang menyuarakan isu kemanusiaan kembali mencuat. Penyanyi rap asal Amerika Serikat Macklemore menegaskan peristiwa yang menimpanya mencerminkan dinamika lebih besar di industri hiburan mengenai kebebasan bersuara para seniman.
“Jika beberapa minggu terakhir ini menunjukkan sesuatu kepada kita, itu adalah sesuatu yang telah bergeser selama tiga tahun terakhir. Telah terjadi kesadaran kolektif seputar pembebasan Palestina, kekuatan para miliarder yang mencoba membungkam seruan itu, serta apa yang kami harapkan dari para seniman saat ini,” kata kata Macklemore di Instagram soal konser yang tiket penjualannya dimulai Senin (28/9) dengan Presale dan General Salte pada Rabu (30/9) itu.
Keputusan menggelar tur ini diambil usai namanya dihapus dari daftar pengisi acara Loop Tour milik penyanyi Inggris Ed Sheeran. Pencoretan itu terjadi akibat pernyataan pro-Palestina yang ia sampaikan di atas panggung.
Sebelumnya, Macklemore dicoret dari sisa jadwal tur Ed Sheeran di Amerika Serikat setelah pemilik Gillette Stadium sekaligus pengusaha Robert Kraft menolak memfasilitasi penampilannya. Messina Touring Group selaku promotor akhirnya menghapus Macklemore dari daftar artis untuk menghindari potensi pembatalan konser di berbagai lokasi lain.
Rangkaian Free Palestine Tour dijadwalkan memulai penampilannya di 3Arena, Dublin pada 26 Oktober 2026. Tur dilanjutkan ke Accor Arena di Paris pada 29 Oktober dan OVO Arena Wembley di London pada 30 Oktober.
Tujuan dari pemboikotan ini adalah menyalurkan seluruh keuntungan penjualan tiket ke lembaga bantuan kemanusiaan dan organisasi pendukung masyarakat Palestina. Lembaga yang menerima antara lain Anera, Glia, HEAL Palestine, hingga UNRWA USA.
Pencoretan Macklemore memicu reaksi berantai dari para musisi pembuka lainnya di tur Ed Sheeran. Beberapa nama besar, seperti FINNEAS, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan grup musik Beoga, memilih mengundurkan diri sebagai bentuk penolakan terhadap pembungkaman berekspresi.
“Seniman tidak boleh dibungkam ketika mereka bersuara membela kaum yang tertindas. Saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jadwal tur mendatang bersama Ed Sheeran. Saya berdiri bersama Palestina dan rakyatnya,” tulis FINNEAS dalam laporan The Ticker.
Macklemore sendiri menyatakan seluruh hasil pendapatannya dari porsi tur Ed Sheeran yang sempat ia jalani senilai 1 juta dolar AS didonasikan ke lembaga bantuan Palestina. Langkah itu diikuti komitmen Ed Sheeran yang menyumbangkan dana 2 juta dolar AS untuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
