ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Bali mematangkan persiapan El-Hajj Bali Festival 2026 melalui pembelajaran pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).
Pembelajaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober 2026 di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Kemenhaj Bali untuk melihat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang diterapkan di Madiun.
Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Bali, Muhammad Nasihuddin, mengatakan pembelajaran dari Madiun menjadi bagian dari upaya mematangkan konsep festival di Bali. El-Hajj Bali Festival akan memadukan expo UMKM, pentas budaya, edukasi, dan penguatan literasi perhajian.
“Apa yang kita lihat dari pengembangan ekosistem di Madiun menjadi bagian dari upaya kami mematangkan pelaksanaan di Bali. Kami ingin expo UMKM, pentas budaya, edukasi dan penguatan literasi perhajian yang sudah kami mapping benar-benar dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi produk lokal Bali berkembang dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah,” ujar Nasihuddin.
El-Hajj Bali Festival 2026 ditargetkan dihadiri lebih dari 1.000 warga. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain dialog penyelenggaraan haji, literasi keuangan haji, lomba manasik haji bagi ibu-ibu, kegiatan mewarnai bertema perhajian bagi anak-anak, serta fashion show berangkat haji.
Selain kegiatan edukasi dan budaya, festival juga akan menghadirkan expo UMKM yang menampilkan kuliner halal dan produk lokal. Produk-produk tersebut diarahkan untuk membuka peluang masuk ke pasar penyelenggaraan haji dan umrah, khususnya di Arab Saudi.
