ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka ruang bagi pelaku usaha dan produk Indonesia untuk terhubung dengan ekosistem haji dan umrah melalui Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf membuka expo tersebut sekaligus meluncurkan platform Haji dan Umrah Store. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional Tahun 2026.
Gus Irfan Yusuf mengatakan, penyelenggaraan expo menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem ekonomi haji yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
“Dalam Tri Sukses Haji, yang pertama adalah sukses ritual. Ini kita kuatkan melalui manasik. Yang kedua adalah sukses ekosistem ekonomi haji. Presiden Prabowo berharap agar uang jemaah haji yang dibelanjakan di sana, sebagian manfaatnya bisa kembali kepada masyarakat kita,” ujar Gus Irfan Yusuf.
Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi haji perlu membuka ruang bagi produk dan pelaku usaha Indonesia untuk terhubung dengan kebutuhan penyelenggaraan haji dan umrah. Expo tersebut menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem tersebut.
Peluncuran Haji dan Umrah Store turut menjadi bagian dari upaya Kemenhaj memperluas akses produk dan pelaku usaha Indonesia agar dapat terhubung dengan kebutuhan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.
Melalui expo tersebut, Kemenhaj juga memperkenalkan potensi produk dalam negeri yang dapat mendukung kebutuhan jemaah sekaligus membuka ruang keterlibatan lebih luas bagi pelaku usaha dalam ekosistem haji dan umrah.
