ISLAM LIVE – Belanja negara dalam RAPBN 2027 diproyeksikan mencapai Rp4.097,2 triliun, menjadi pertama kalinya dalam sejarah Indonesia menembus Rp4.000 triliun.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan hal itu dalam Antara Business Forum 2026, Rabu, 23 September 2026. Angka tersebut naik dari target belanja APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.
“RAPBN 2027 kita desain sehingga kemungkinan besar ini pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia belanja negara melebihi Rp 4.000 triliun,” tegas Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Antara Business Forum 2026, Rabu, (23/09/2026).
Suahasil mengatakan belanja tersebut diarahkan antara lain untuk produktivitas, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan konektivitas infrastruktur. Pemerintah juga menargetkan pendapatan negara Rp3.426 triliun dan pembiayaan Rp671,2 triliun.
Defisit RAPBN 2027 ditargetkan 2,40 persen terhadap PDB. Sementara hingga Agustus 2026, APBN mencatat defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB.
“Pada akhir Agustus kemarin APBN itu telah mengumpulkan pendapatan 65,2% dari targetnya. Untuk pencapaian akhir bulan Agustus menurut saya ini on track, karena Agustus itu sudah 8 bulan, 65,2% dari target, belanja negara telah dibelanjakan 59,7% dari target,” jelas Suahasil.
