ISLAM LIVE – BNPB mengerahkan tiga pesawat Cessna Caravan untuk memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penguatan armada dilakukan sejak 22 September 2026 dengan tiga pangkalan operasi, yakni Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Bandara Iskandar Pangkalan Bun, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, “Asap ini tidak ada teknologi untuk menghilangkannya, hanya ada dua cara. Yang pertama angin, yang kedua hujan,” jelas Suharyanto di Kalimantan, (24/09/2026).
Pesawat PK-FPU telah menyemai 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl), sedangkan PK-YNA melakukan dua sortie dengan total 1.600 kilogram NaCl. Pesawat dari Bandara Syamsudin Noor juga telah melakukan penyemaian hingga 4.000 kilogram NaCl di sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan.
“Sebagai kecil apapun potensi adanya awan hujan, kita akan maksimalkan untuk modifikasi cuaca, untuk mendatangkan hujan buatan,” tegas Suharyanto.
Pasca Operasi Modifikasi Cuaca, hujan intensitas sedang dilaporkan turun di Pulang Pisau, Gunung Batu, dan Padangin.
