ISLAM LIVE – Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Lima Puluh Kota tidak hanya diarahkan sebagai pembangunan fasilitas fisik, tetapi sebagai upaya menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih mudah, pasti, nyaman, dan informatif bagi masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan PLHUT harus menjadi pusat pelayanan yang mampu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam berbagai proses penyelenggaraan haji dan umrah.
“PLHUT ini jangan kita lihat hanya sebagai pembangunan fisik sebuah kantor. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana gedung ini nantinya menjadi pusat pelayanan yang memberikan kemudahan, kepastian, kenyamanan, dan informasi yang benar kepada masyarakat dalam seluruh proses penyelenggaraan haji dan umrah,” ujar Rifki.
Menurutnya, pelayanan haji perlu terus diarahkan agar semakin mudah, cepat, transparan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. Karena itu, keberadaan sarana pelayanan harus diikuti dengan komitmen untuk memberikan layanan yang benar-benar dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rifki juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pelayanan haji dan umrah. Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah daerah, perbankan, KBIHU, serta pemangku kepentingan lainnya perlu memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
Ia berharap kehadiran PLHUT nantinya membuat masyarakat memperoleh layanan yang lebih terpadu. Masyarakat diharapkan dapat memperoleh jawaban dan solusi atas kebutuhan terkait haji dan umrah ketika mengakses layanan tersebut.
