Sembelihan Halal Butuh Kompetensi dan Sertifikasi, 30 Peserta Ikuti Pelatihan di Jabodetabek

3 views
Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Juru Sembelih Halal (Juleha).(Foto: Halal Today)

ISLAM LIVE – Sebanyak 30 peserta mengikuti Pelatihan Terintegrasi Sertifikasi Profesi Juru Sembelih Halal. Peserta berasal dari Rumah Potong Hewan, Rumah Potong Unggas, serta penyembelih hewan kurban masjid di wilayah Jabodetabek.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi Juleha, Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan berupaya memastikan pengembangan kompetensi tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi berlanjut menjadi kompetensi yang dapat diterapkan dan memberikan dampak di tengah masyarakat,” kata Efa Ainul Falah, Ketua LSP Badan Litbang dan Diklat Kemenag, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Program itu digelar Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag bersama Lembaga Pelatihan SDM Halal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan LSP Badan Litbang dan Diklat Kemenag. Kegiatan tersebut didukung Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Baca Juga:  Peringatan Maulid Nabi di Pendopo Asy-Sya'roni, Respons Keterbatasan Kegiatan Rohani

Menurut Efa, integrasi pelatihan dan sertifikasi membuat kemampuan peserta dapat diukur serta diakui berdasarkan standar yang berlaku. Peserta mendapat materi penerapan syariat Islam, koordinasi pekerjaan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta higiene dan sanitasi.

Setelah pelatihan, peserta menjalani uji kompetensi sertifikasi profesi oleh LSP Badan Litbang dan Diklat Kemenag. Penguatan Juleha dinilai penting karena proses penyembelihan menentukan pemenuhan ketentuan halal sebelum produk hewani masuk ke masyarakat.

Deputi Direktur DEKS Bank Indonesia Anna Setyawati menyebut ketersediaan SDM yang memiliki kompetensi dan sertifikasi merupakan unsur penting dalam membangun ekosistem halal. “Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekosistem halal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan ekonomi syariah,” kata Anna.

Baca Juga:  Workshop Nasional Dai Transformatif Digelar, Seleksi Berbasis Portofolio dan Kompetensi

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga dalam pelatihan dan uji kompetensi tersebut. “Kolaborasi lintas lembaga seperti ini diharapkan dapat memperkuat kualitas SDM sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah secara berkelanjutan,” kata Anna.

Bagi Kemenag dan Bank Indonesia, penguatan profesi Juleha memiliki dimensi lebih luas daripada pemenuhan standar penyembelihan. Profesionalisasi tenaga penyembelih menjadi bagian dari pembangunan ekosistem halal yang menghubungkan kepatuhan syariah, standar kerja, keamanan proses, hingga pemberdayaan ekonomi syariah.

Dengan demikian, sertifikasi Juleha diarahkan menjadi instrumen untuk memastikan kualitas ekosistem halal dibangun dari proses paling dasar, yakni penyembelihan. Proses itu menjadi fondasi sebelum manfaat ekonominya bergerak lebih jauh kepada masyarakat.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA