ISLAM LIVE – APBN dan Danantara menjadi bagian dari cara kerja baru ekonomi makro Indonesia. Suahasil mengatakan sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga resiliensi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
APBN didorong sebagai katalis pembangunan melalui delapan kluster prioritas, sementara Danantara Indonesia berperan sebagai katalis investasi di luar APBN bersama sektor swasta.
“Sinergi antara APBN dan Danantara adalah horizon baru pengelolaan ekonomi kita. APBN masuk ke titik-titik krusial ibarat titik refleksi atau akupunktur, yang kemudian dampaknya menjalar ke seluruh perekonomian,” ujar Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam ANTARA Business Forum 2026 di Jakarta, (23/09/2026)
Cara kerja ekonomi makro baru ini juga mencakup sinergi kebijakan fiskal dan moneter melalui KSSK untuk mendukung sektor keuangan yang inklusif, dalam, dan stabil.
Pemerintah memperkirakan insentif pajak 2026 mencapai Rp576 triliun atau 2,2% PDB. Enam sektor diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan, termasuk manufaktur bernilai tambah tinggi, hilirisasi, ketahanan pangan, dan energi baru terbarukan.
