ISLAM LIVE – Dalam ajaran Islam, makanan tidak hanya berkaitan dengan rasa kenyang. Seorang Muslim dianjurkan memperhatikan kehalalan dan kebaikan makanan yang dikonsumsi. Prinsip ini dikenal dengan istilah halalan thayyiban, dan relevan menjadi pegangan penerima program Makan Bergizi Gratis.
Allah Swt berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا
“Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal dan baik yang terdapat di bumi.” (QS. Al-Baqarah: 168)
Ayat itu menegaskan bahwa makanan yang dikonsumsi hendaknya tidak hanya halal, tetapi juga baik dan aman bagi tubuh. Dalam konteks MBG, prinsip ini menjadi pengingat agar penerima makanan memperhatikan kondisi makanan sebelum menyantapnya.
Salah satu langkah yang dianjurkan adalah memeriksa kondisi makanan. Pastikan makanan tidak berbau menyengat atau tidak lazim, berubah warna, basi, berlendir, atau menunjukkan tanda kerusakan. Jika ada yang mencurigakan, jangan dipaksakan untuk dimakan. Laporkan kepada guru, petugas sekolah, atau pihak yang bertanggung jawab atas distribusi makanan.
Islam mengajarkan umatnya menghindari sesuatu yang membahayakan diri. Kaidah fikih menyebutkan:
لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ
“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.”
Selain memeriksa makanan, kebersihan tangan juga perlu dijaga. Biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh makanan. Kebiasaan ini membantu mengurangi kemungkinan kuman berpindah dari tangan ke makanan.
Sebelum menyantap hidangan, seorang Muslim dianjurkan membaca basmalah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan adab makan kepada umatnya, sebagaimana sabdanya:
يَا غُلَامُ، سَمِّ اللَّهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di dekatmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan memahami prinsip halalan thayyiban, penerima MBG tidak hanya menjaga kesehatan. Mereka juga menjalankan tuntunan Islam dalam urusan makan, mulai dari memastikan makanan layak, menjaga kebersihan, hingga membaca basmalah sebelum menyantap.
