ISLAM LIVE – Ustaz Adi Hidayat menghadirkan pendekatan literasi dalam menjawab ramainya diskusi tentang Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Pendekatan itu ia tuangkan melalui buku berjudul “Syaikh Albani di Antara Muhaddits dan Bahitsul Hadits” yang akan didistribusikan secara gratis.
“Membaca buku adalah literasi terbaik dibandingkan framing dari berbagai potongan video yang mengandung banyak distorsi,” kata Ustaz Adi Hidayat, pendakwah, di akun Instagram @adihidayatofficial, Senin (21/9/2026).
Pernyataan itu menyatakan fokus buku tidak semata-mata menjawabnya. Ustaz Adi Hidayat mengajak pembaca memahami satu persoalan melalui struktur kajian yang lebih sistematis dan akademik.
Menurutnya, pembahasan mengenai Al-Albani perlu ditempatkan dalam kerangka literasi yang menyeluruh. Ia menilai pemahaman sebaiknya tidak dibangun dari potongan informasi atau video yang beredar.
“Berhubung diskusi seputar Syaikh Albani masih marak, ini saya buatkan buku untuk menambah literasi dan terbiasa memahami satu topik secara komprehensif dalam struktur ilmiah dan akademik,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan pada sampul buku, karya tersebut membedah sosok Al-Albani dari sisi keilmuan hadis, metode berpikir, dan perjalanan intelektualnya. Buku itu juga membahas mengenai apakah Al-Albani dapat ditempatkan sebagai muhaddits atau lebih tepat disebut bahitsul hadits.
Ustaz Adi Hidayat memastikan buku tersebut tidak dijual. “Insya Allah setelah selesai dicetak akan dibagikan secara GRATIS,” katanya.
Ia juga menanggapi kemungkinan polemik lanjutan dengan santai. “Kalau masih ada yang tantrum juga, itu pilihan. Saya juga sibuk,” tambahnya.
Dengan langkah ini, buku tersebut tidak hanya hadir sebagai respon atas diskusi yang sedang berlangsung. Karya itu menawarkan cara memahami tentang seorang ulama melalui karya yang disusun secara komprehensif, bukan semata-mata melalui potongan konten.
