ISLAM LIVE – Sebanyak empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bali mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT) sebagai bagian dari proses mutasi atau perpindahan ASN Karier Batch II ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pelaksanaan ujian berlangsung di Kantor Regional BKN X Denpasar, Rabu (16/9/2026).
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Bali turut melakukan pendampingan selama pelaksanaan CACT. Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan uji kompetensi berjalan sesuai prosedur.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh tahapan uji kompetensi berjalan sesuai prosedur, sehingga hasil penilaian benar-benar mencerminkan kapasitas peserta yang akan bergabung,” ujar Sapitria, perwakilan Kanwil Kemenhaj Provinsi Bali.
CACT merupakan metode penilaian kompetensi bagi PNS dari instansi, kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah lain yang mengajukan mutasi atau perpindahan sebagai ASN Karier Batch II ke Kemenhaj.
Pelaksanaan uji kompetensi tersebut menjadi bagian dari proses seleksi dan penilaian bagi ASN yang mengajukan perpindahan ke lingkungan Kemenhaj. Hasil penilaian diharapkan dapat menjadi gambaran mengenai kapasitas peserta yang akan bergabung dengan kementerian.
Proses mutasi ASN Karier Batch II juga berkaitan dengan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Kemenhaj. Kehadiran ASN dari berbagai instansi diharapkan dapat mendukung kebutuhan pegawai yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang tugas yang dibutuhkan.
Di wilayah Bali, pelaksanaan CACT menjadi salah satu tahapan dalam proses perpindahan ASN ke Kemenhaj. Kanwil Kemenhaj Bali memastikan pendampingan dilakukan agar pelaksanaan uji kompetensi berlangsung sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
