ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta seluruh satuan kerja pusat dan daerah melakukan inventarisasi kebutuhan serta kendala secara cermat sebagai bahan penyusunan pagu alokasi anggaran 2027.
Permintaan tersebut disampaikan Kepala Bagian Perencanaan, Biro Perencanaan, Sekretariat Jenderal Kemenhaj RI, Marliza, S.T., dalam kegiatan Evaluasi Program dan Anggaran Tahun 2026 serta Persiapan Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027 Satker Pusat dan Daerah di Surabaya, Selasa (15/9/2026).
“Kami berharap masing-masing satuan kerja dapat menyampaikan kondisi yang sebenarnya, termasuk kendala maupun kebutuhan revisi yang telah dilakukan dan yang masih diperlukan. Data dan informasi tersebut akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi sekaligus penyusunan perencanaan anggaran Tahun 2027,” ujar Marliza.
Menurut Marliza, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran 2026 tidak hanya berfokus pada tingkat realisasi anggaran, tetapi juga melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan kebutuhan riil masing-masing satuan kerja. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kendala dan menentukan aspek yang perlu diperbaiki.
Ia juga mendorong satuan kerja melakukan inventarisasi terhadap berbagai kebutuhan dan kendala yang muncul dalam pelaksanaan program, termasuk kegiatan serta revisi anggaran. Informasi tersebut dinilai penting agar perencanaan anggaran tahun berikutnya dapat disusun berdasarkan kondisi yang dihadapi di lapangan.
