ISLAM LIVE — Pendidikan vokasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sejumlah prestasi nasional dan internasional sebagai bagian dari upaya menyiapkan SDM industri yang kompeten dan berdaya saing global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai penguatan SDM menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045.
“Visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bisa dicapai dengan pembangunan infrastruktur atau investasi modal, tetapi juga harus ditopang oleh fondasi SDM Indonesia yang unggul, yaitu SDM yang menguasai teknologi, memahami proses industri, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang cepat,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, (11/09/2026).
Melalui BPSDMI, Kemenperin mengelola 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK dengan penerapan dual system yang menggabungkan pembelajaran dan praktik industri.
Politeknik ATI Makassar meraih medali emas dan perak dalam iCompEx 2026 di Malaysia melalui inovasi berbasis kecerdasan buatan. Sementara itu, tiga siswa SMK-SMTI Pontianak mendapat beasiswa ke perguruan tinggi di Tiongkok.
SMK-SMAK Bogor juga meraih peringkat pertama SMK Negeri dengan rata-rata nilai tes kemampuan akademik tertinggi se-Jawa Barat.
Capaian tersebut memperkuat peran pendidikan vokasi Kemenperin dalam menyiapkan SDM industri yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
