ISLAM LIVE – Sebanyak 79 tenaga kesehatan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan Tahun 1448 H/2027 M di Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang, Senin (31/8/2026). Seleksi berbasis komputer tersebut dimulai pukul 09.00 WIB.
Peserta terdiri atas 31 dokter, 39 perawat, dan sembilan calon PPIH Non-Kloter. Mereka mengikuti tahapan seleksi untuk menjaring tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jemaah haji Indonesia selama operasional ibadah haji 1448 H/2027 M.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Selatan H.M. Arkan Nurwahiddin melalui Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah H.M. Muhibbullah mengatakan seleksi dilakukan untuk mendapatkan petugas yang kompeten dan berintegritas dalam melayani jemaah.
“Proses ujian PPIH Kesehatan tahun ini dilaksanakan berbasis CAT sehingga hasil ujian akan dapat langsung diketahui oleh para peserta, dan proses penilaian dipastikan dilakukan dengan objektif dan transparan karena langsung bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara,” ujar Muhibbullah.
Menurut Muhibbullah, seleksi PPIH Kesehatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Selain kemampuan medis, calon petugas juga diharapkan memiliki ketahanan fisik dan mental untuk mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.
Pelaksanaan seleksi turut dihadiri Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) dan Tim Pusat Kesehatan Haji (Puskes Haji) Kementerian Haji dan Umrah RI. Kehadiran kedua unsur tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap proses seleksi PPIH Kesehatan yang berlangsung di Kanreg VII BKN Palembang.
