Kemenhaj Sumsel Evaluasi Haji 2026, Penyelenggaraan Masih Perlu Diperbaiki

1 views
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 1447 H / 2026 M

ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Selatan menggelar evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Hotel The Excelton Palembang, 28–29 Agustus 2026. Evaluasi dilakukan untuk merefleksikan seluruh tahapan operasional haji, mulai dari pemberangkatan melalui embarkasi hingga pemulangan jemaah melalui debarkasi.

Kegiatan tersebut dibuka Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kemenhaj RI, H. Mulyadi Nurdin. Forum evaluasi melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan haji di Sumatera Selatan, termasuk pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Kemenhaj kabupaten/kota, petugas PPIH, pengelola Asrama Haji, unsur bandara, imigrasi, kekarantinaan kesehatan, keamanan, akademisi, praktisi haji, Baznas, dan KBIHU.

Mulyadi mengingatkan seluruh pihak agar tidak merasa puas dengan capaian penyelenggaraan haji tahun ini.

Baca Juga:  Kemenhaj Bangun PLHUT Manggarai, Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa NTT

“Dalam hasil pemantauan tim di lapangan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih perlu diperbaiki ke depan,” ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi, hasil pemantauan dan evaluasi perlu menjadi bahan untuk memperbaiki penyelenggaraan haji pada periode berikutnya. Evaluasi tersebut mencakup seluruh tahapan operasional, sehingga berbagai hal yang telah berjalan baik dapat dipertahankan, sementara kekurangan dapat disempurnakan.

Plt. Kakanwil Kemenhaj Provinsi Sumatera Selatan, H.M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan penyelenggaraan ibadah haji bukan sekadar pekerjaan atau rutinitas tahunan, melainkan amanah besar yang berkaitan dengan harapan dan perjalanan ibadah jemaah.

Arkan menambahkan, evaluasi menjadi ruang bersama untuk mempertahankan hal-hal yang telah berjalan baik sekaligus memperbaiki kekurangan. Menurutnya, penyelenggaraan haji yang baik membutuhkan kerja sama, keterbukaan, integritas, dan semangat untuk terus belajar dari pelaksanaan sebelumnya.

Baca Juga:  PE2HU dan OJK Perkuat Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Berkelanjutan
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA