ISLAM LIVE – Sebanyak 72 dokter dan perawat mengikuti Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Kloter dan Non Kloter di Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) Lampung, Senin (31/8/2026). Sebanyak 70 peserta merupakan calon PPIH Kesehatan Kloter, sedangkan dua lainnya calon PPIH Kesehatan Non Kloter.
Pelaksanaan CAT berlangsung dalam dua sesi mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Seleksi tersebut menjadi bagian dari proses rekrutmen petugas kesehatan yang akan memberikan pelayanan dan pendampingan kesehatan kepada jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Drs. H.M. Ansori, M.Kom.I, yang hadir memantau pelaksanaan CAT, mengatakan seleksi tidak hanya ditujukan untuk mencari tenaga kesehatan dengan kemampuan teknis, tetapi juga sosok yang memiliki integritas, kepedulian, dan kesiapan mental dalam melayani jemaah.
“Petugas kesehatan nantinya tidak hanya dituntut memiliki kompetensi medis, tetapi juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi, kesabaran dan kepedulian terhadap jemaah,” kata Ansori.
Menurut Ansori, petugas kesehatan haji menghadapi tantangan tersendiri karena akan mendampingi jemaah dengan kondisi kesehatan yang beragam selama rangkaian perjalanan ibadah haji. Karena itu, proses seleksi perlu dilakukan secara profesional agar petugas yang terpilih memenuhi standar kompetensi dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ansori juga mengapresiasi pelaksanaan CAT yang melibatkan BKN Kanreg Lampung, Kanwil Kemenhaj Lampung, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Menurutnya, keterlibatan lintas instansi penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung objektif dan menghasilkan petugas sesuai kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji.
