ISLAM LIVE – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan tiga lokasi baru sebagai Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), yakni Kantin Gedung Sate, Kantin MAN 1 Kota Bandung, dan kawasan kuliner Masjid At-Thohir Depok. Peresmian berlangsung di Kantin Gedung Sate pada Senin (31/8/2026).
“Zona KHAS bukan sekadar label halal, Zona KHAS menjadi standar baru. Tujuannya memastikan produknya halal, pangannya aman, pengolahannya sehat, lingkungannya bersih, pelayanannya baik, dan pelaku usahanya berdaya,” kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat, di Kantin Gedung Sate.
Ketiga lokasi baru ini memiliki karakteristik yang berbeda. Kantin Gedung Sate mewakili Zona KHAS di kawasan perkantoran, tempat ribuan pegawai dan pengunjung beraktivitas setiap harinya. Kantin MAN 1 Kota Bandung menjadi percontohan Zona KHAS di lingkungan pendidikan berbasis madrasah.
Sementara itu, kawasan kuliner Masjid At-Thohir Depok dipilih sebagai representasi Zona KHAS di destinasi pariwisata. Lokasi ini diharapkan mendukung pengembangan wisata ramah Muslim yang menjadi salah satu sektor unggulan Jawa Barat.
Penetapan Zona KHAS memastikan seluruh aspek kuliner terjamin, mulai dari pemilihan bahan baku yang halal, proses pengolahan yang higienis, hingga penyajian yang sehat bagi konsumen. Pelaku UMKM di kawasan ini wajib memiliki sertifikasi halal serta sertifikasi keamanan pangan.
Zona KHAS merupakan hasil kolaborasi antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Kementerian Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dan pemerintah daerah. Dengan penambahan tiga zona baru ini, total Zona KHAS di Jawa Barat kini mencapai 12 lokasi.
“Zona KHAS diharapkan meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung pengembangan pariwisata ramah Muslim,” ujarnya.
Langkah ini menjadi komitmen Jabar dalam menyediakan kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga terjamin kehalalan, keamanan, dan kesehatannya.
