Kemendikdasmen Menyoroti Verifikasi Ulang Soal Dugaan Penyalahgunaan Dapodik

1 views
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia

ISLAM LIVE – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan verifikasi dan penelusuran menyeluruh terkait dugaan penyalahgunaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) setelah beredar informasi di media sosial tentang penggunaan data anak untuk didaftarkan ke satuan pendidikan tanpa sepengetahuan orang tua.

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan PNFI Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, memastikan pihaknya menangani informasi tersebut secara serius dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan objektivitas.

“Saat ini kami tengah melakukan verifikasi dan penelusuran secara menyeluruh terhadap informasi yang beredar,” kata Gogot Suharwoto, Dirjen PAUD Dikdas PNFI Kemendikdasmen, dalam keterangan resminya, Kamis (6/8/2026).

Dapodik merupakan sistem pendataan pendidikan nasional yang digunakan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan pendidikan. Secara prosedural, penginputan data peserta didik hanya dapat dilakukan oleh satuan pendidikan melalui akun resmi yang berwenang.

Baca Juga:  Gojek Salurkan 35.000 Paket Sekolah, Fuad: Anak Saya Senang Sekali, Tasnya Disimpan buat SMP

“Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan akses atau pelanggaran terhadap tata kelola Dapodik, Kemendikdasmen akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Gogot.

Kemendikdasmen menegaskan penginputan data harus didasarkan pada dokumen serta proses administrasi penerimaan peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku, dan akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga serta aparat penegak hukum yang berwenang.

Masyarakat, khususnya orang tua, satuan pendidikan, guru, dan tenaga kependidikan, diimbau untuk tidak memberikan atau menyebarluaskan data pribadi seperti NIK, nomor KK, alamat, nomor telepon, maupun dokumen kependudukan kepada pihak yang tidak berwenang.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA