ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung menerima 11 aparatur sipil negara (ASN) hasil seleksi mutasi nasional sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia dan kapasitas organisasi. Para ASN tersebut melaksanakan lapor diri sekaligus menghadap Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung di Aula Kanwil Kemenhaj Lampung, Rabu (5/8/2026).
Sebanyak 12 ASN dinyatakan lulus dalam seleksi mutasi nasional Kementerian Haji dan Umrah untuk penempatan di Kanwil Kemenhaj Lampung. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah hadir untuk melaksanakan lapor diri, sedangkan satu ASN dijadwalkan menyusul sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saudara-saudara merupakan insan terpilih yang telah melalui proses seleksi mutasi secara nasional. Oleh karena itu, saya berharap seluruh ASN yang bergabung dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memahami tugas dan fungsi organisasi, serta menunjukkan integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung H. M. Ansori.
Prosesi penerimaan berlangsung di Aula Kanwil Kemenhaj Lampung dan dipimpin langsung oleh Ansori didampingi Kepala Bagian Tata Usaha H. Djoni Adehan. Kegiatan tersebut menjadi awal bagi para ASN untuk mengenal lingkungan kerja, budaya organisasi, serta arah kebijakan Kemenhaj di Provinsi Lampung.
Selain memperkenalkan diri, para ASN memperoleh pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika organisasi, disiplin kerja, serta pentingnya membangun kolaborasi dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas. Pembekalan tersebut diharapkan mempercepat proses adaptasi di lingkungan kerja baru.
Menurut Ansori, mutasi tidak hanya menjadi perpindahan tempat bertugas, tetapi juga bagian dari pengembangan karier sekaligus strategi pemerataan kompetensi dan pengalaman aparatur. Kehadiran ASN baru diharapkan memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 12 ASN yang ditempatkan di Kanwil Kemenhaj Lampung berasal dari berbagai instansi, antara lain Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Pemerintah Kota Metro, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Program mutasi tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan kelembagaan melalui distribusi aparatur sesuai kebutuhan organisasi.
