ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI meminta enam pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan untuk memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tetap berlangsung optimal. Para pejabat diminta tidak berlama-lama dalam proses penyesuaian karena berbagai tugas penyelenggaraan haji telah berjalan.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf saat melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan tiga Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Senin (3/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kementerian.
“Tugas-tugas haji sudah berjalan. Saudara-saudara yang dilantik hari ini harus segera mengikuti dan melanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan,” ujar Gus Irfan.
Gus Irfan menekankan bahwa pejabat baru perlu segera memahami lingkungan kerja, tugas, dan tanggung jawab masing-masing. Langkah tersebut diperlukan agar pergantian posisi tidak menghambat program yang telah berjalan di lingkungan Kemenhaj.
Enam pejabat yang dilantik mengisi sejumlah posisi strategis, baik pada tingkat Kantor Wilayah maupun unit kerja di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah. Penempatan tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas sekaligus menjaga kesinambungan kerja organisasi.
Menurut Gus Irfan, kesinambungan pekerjaan menjadi penting karena penyelenggaraan haji membutuhkan persiapan dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Pejabat yang baru menerima amanah diharapkan dapat segera mengikuti perkembangan pekerjaan dan mengambil peran sesuai tanggung jawab masing-masing.
Percepatan adaptasi juga diperlukan untuk menjaga ritme kerja organisasi dalam menghadapi berbagai tahapan persiapan penyelenggaraan haji. Dengan segera melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan, proses pelayanan dan koordinasi di lingkungan Kemenhaj diharapkan tetap berlangsung tanpa hambatan.
