ISLAM LIVE – Transformasi digital yang dilakukan Arab Saudi kini menyentuh pengalaman langsung para jemaah umrah. Melalui aplikasi navigasi Hudhud, pemerintah menghadirkan layanan pemetaan digital yang membantu jemaah menjangkau berbagai situs bersejarah, tempat ibadah, dan fasilitas penting di Kota Makkah secara lebih mudah.
Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi meningkatkan kualitas pelayanan ibadah melalui pemanfaatan teknologi. Selain membantu menemukan arah perjalanan, aplikasi Hudhud juga memberikan rekomendasi rute menuju berbagai lokasi yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan.
Manfaat aplikasi tersebut dirasakan langsung oleh salah seorang jemaah, Samir Al-Maghrabi, yang mengaku baru pertama kali mengunjungi Makkah. Ia mengatakan Hudhud membantunya menemukan berbagai lokasi bersejarah tanpa harus berulang kali mencari informasi melalui internet maupun bertanya kepada orang lain.
“Saya ingin mengunjungi beberapa landmark yang berhubungan dengan sejarah Mekah, tapi saya tidak tahu di mana lokasinya atau cara terbaik untuk mencapainya,” katanya.
Samir menambahkan bahwa penggunaan aplikasi tersebut membuat perjalanannya menjadi lebih efisien.
“Petanya jelas dan mudah digunakan, sehingga membuat perjalanan jauh lebih nyaman dan memungkinkan saya menghabiskan waktu untuk beribadah dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah,” ujarnya.
Sementara itu, pakar urusan haji dan umrah Saad Al-Joudi menilai Hudhud merupakan bagian dari strategi Arab Saudi dalam membangun layanan ibadah berbasis teknologi yang terintegrasi.
Menurutnya, aplikasi tersebut tidak hanya memudahkan navigasi, tetapi juga membantu jemaah mengenal lebih dekat sejarah Islam dan berbagai lokasi penting yang ada di Makkah. Kehadiran Hudhud sekaligus mendukung implementasi Saudi Vision 2030 yang menempatkan inovasi digital sebagai salah satu pilar peningkatan kualitas layanan bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Melalui aplikasi ini, Arab Saudi berupaya menghadirkan pengalaman umrah yang lebih nyaman, efisien, sekaligus memperkaya wawasan keislaman para jemaah selama berada di Tanah Suci.
