ISLAM LIVE – Lebih dari 20 ribu warga dievakuasi di Provinsi Guangdong, China, menjelang kedatangan Topan Noul yang diperkirakan akan menerjang wilayah pesisir selatan negara itu pada Sabtu (25/7/2026) malam hingga Minggu pagi 26/7.
Pusat Meteorologi Nasional China mempertahankan peringatan topan level oranye, tingkat kedua tertinggi dalam sistem peringatan cuaca negara itu. Topan Noul diperkirakan mendarat di kawasan pesisir yang membentang dari Hong Kong hingga Provinsi Guangdong dengan kecepatan angin maksimum berkisar 126 hingga 151 kilometer per jam.
“Topan Noul dicirikan oleh penetrasi yang dalam ke daratan, durasi yang lama, curah hujan kumulatif yang tinggi, jalur yang melintasi medan yang kompleks, dan risiko tinggi menyebabkan bencana,” demikian peringatan yang disampaikan CCTV mengutip keterangan para meteorolog.
Seiring meningkatnya ancaman topan, seluruh kapal nelayan di Guangdong telah diminta kembali ke pelabuhan. Pemerintah juga menghentikan sebagian layanan kereta pada Sabtu pagi dan akan menghentikan seluruh perjalanan kereta di provinsi tersebut pada Minggu.
Sementara itu, sekolah-sekolah di Kota Chaozhou menghentikan kegiatan belajar tatap muka.
Di Hong Kong, maskapai Cathay Pacific membatalkan seluruh penerbangan yang dijadwalkan tiba maupun berangkat dari Bandara Internasional Hong Kong antara pukul 01.15 hingga 18.00 waktu setempat pada Minggu. Bandara Internasional Shenzhen Bao’an juga mengumumkan penyesuaian jadwal penerbangan bergantung pada perkembangan cuaca.
