Trump Ancam Iran Akan Membayar Mahal atas Tewasnya Tentara AS

4 views
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan pada 19 Juli setelah turun dari Air Force One saat kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland, Amerika Serikat.

ISLAM LIVE – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran akan menghadapi konsekuensi berat setelah sejumlah tentara Amerika Serikat tewas dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah.

Trump menyampaikan ancaman tersebut melalui media sosial pada Senin (20/7/2026), menyusul tewasnya seorang personel militer Amerika Serikat di Irak saat melakukan peledakan terkendali terhadap pesawat nirawak Iran yang jatuh.

“Setiap kali Iran membunuh seorang tentara Amerika, mereka akan membayar berkali-kali lipat atas pembunuhan itu!” tulis Trump.

Ia juga menyatakan telah menyampaikan arahan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Daniel Caine, dan seluruh pimpinan militer Amerika Serikat. Pada hari yang sama, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melanjutkan gelombang serangan udara ke Iran untuk malam kesembilan. Dalam sepekan terakhir, Washington juga meningkatkan tekanan militer dengan memperluas sasaran serangan hingga mencakup jembatan, fasilitas kelistrikan, serta sejumlah infrastruktur strategis di Iran.

Baca Juga:  Indonesia Gabung WAICO, Airlangga Tegaskan AI Bukan Isu Politik

Di sisi lain, Iran kembali melancarkan serangan balasan dengan menargetkan aset militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain yang menjadi lokasi markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat. Pertukaran serangan yang telah memasuki pekan kedua itu memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin luas dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi perang berskala lebih besar di kawasan.

Sejak konflik dimulai sekitar lima bulan lalu, militer Amerika Serikat mencatat 17 personel tewas dan sekitar 430 lainnya mengalami luka-luka. Gedung Putih menyatakan Trump akan menghadiri prosesi pemulangan jenazah para prajurit yang gugur di Pangkalan Angkatan Udara Dover, Delaware.

Seorang pejabat Amerika Serikat yang dikutip Reuters mengatakan Washington telah mulai mengerahkan tambahan pesawat tempur dan pesawat pengisian bahan bakar ke Timur Tengah sebelum serangan mematikan di Yordania terjadi. Sementara itu, pembiayaan perang dan perkembangan operasi militer diperkirakan menjadi pembahasan utama dalam sidang Kongres Amerika Serikat yang akan menghadirkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Daniel Caine.

Baca Juga:  Tutup Celah Penipuan Umrah, Tiga PPIU Ini Resmi Jadi Pionir Escrow Account di Indonesia
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA