Seleksi Petugas Haji 2027: 3.220 Nakes Ikuti CAT di 36 Titik BKN

2 views
Sebanyak 3.220 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur Tenaga Keseharan (Nakes) mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) secara serentak di 36 titik lokasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) seluruh Indonesia pada Senin (31/8/2026)

ISLAM LIVE – Sebanyak 3.220 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur Tenaga Kesehatan (Nakes) mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) secara serentak di 36 titik Badan Kepegawaian Negara (BKN) seluruh Indonesia pada Senin (31/8/2026). Ujian tersebut menjadi tahap kedua dari empat rangkaian seleksi untuk menjaring petugas haji yang profesional dan amanah.

Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan calon petugas mampu menjalankan peran sebagai ujung tombak pelayanan jemaah di Tanah Suci. Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme menjadi prinsip yang diterapkan sejak tahap awal rekrutmen.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Sesuai arahan pimpinan, proses rekrutmen harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal untuk memastikan petugas yang dihasilkan betul-betul siap melayani,” ujar Ihsan saat meninjau pelaksanaan CAT di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta.

Baca Juga:  Kemenhaj Imbau Masyarakat Gunakan PPIU dan PIHK Berizin Resmi

Rekrutmen PPIH tahun 1448 H/2027 M terdiri atas empat tahapan utama. Proses diawali dengan verifikasi administrasi dan dokumen, kemudian dilanjutkan ujian CAT berbasis komputer yang digelar serentak di 36 titik BKN.

Peserta yang lolos CAT akan melanjutkan ke tahap ketiga berupa evaluasi hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check-Up (MCU). Sesuai jadwal, hasil CAT diumumkan pada 1 September, sedangkan proses MCU berlangsung pada 3 hingga 8 September. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian diverifikasi dan divalidasi sebelum peserta ditetapkan untuk mengikuti tahap berikutnya.

Tahap terakhir adalah Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH yang dilaksanakan secara intensif selama 30 hari. Rangkaian seleksi dan pelatihan tersebut disiapkan untuk memastikan calon petugas memenuhi kebutuhan formasi di setiap kelompok terbang (kloter), dengan empat petugas dalam satu kloter yang terdiri atas dua petugas kesehatan, yakni dokter dan perawat, serta ketua kloter dan pembimbing ibadah.

Baca Juga:  Bandara Dhoho Disiapkan Jadi Alternatif Embarkasi Haji, Kemenhaj Jatim Perkuat Koordinasi
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA