Pelindungan PMI Menyeluruh, Menteri P2MI Dorong Akses Pendidikan untuk Anak

2 views
Penyerahan bantuan pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Menteri P2MI Mukhtarudin di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (3/9/2026).

ISLAM LIVE – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia di luar negeri tidak boleh hanya berorientasi pada proses keberangkatan, penempatan, hingga kepulangan. Negara juga harus memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan akses pendidikan dan kesempatan yang sama untuk membangun masa depan.

“Negara hadir dan peduli untuk memastikan bahwa tidak ada anak Indonesia yang tertinggal karena keadaan,” kata Mukhtarudin, Menteri P2MI, saat kegiatan kolaborasi Kementerian P2MI dan Kementerian Hukum di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (3/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan pendidikan kepada 25 anak PMI yang tersebar di sejumlah Sanggar Bimbingan di Malaysia. Masing-masing anak menerima bantuan sebesar 500 Ringgit Malaysia, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai RM12.500 atau sekitar Rp54,5 juta .

Baca Juga:  431 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Dihentikan Sementara

Menurut Mukhtarudin, keberadaan PMI di luar negeri tidak dapat dilihat hanya dari perspektif pekerja dan hubungan kerja. Di balik setiap PMI terdapat keluarga yang turut membutuhkan perhatian dan pelindungan negara.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam memutus kerentanan sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga pekerja migran. Anak-anak PMI harus mendapatkan dukungan agar tetap dapat bersekolah dan mengembangkan potensi mereka.

“Di balik setiap pekerja migran Indonesia yang bekerja jauh dari keluarga, terdapat harapan agar anak-anak mereka memperoleh pendidikan yang baik dan kehidupan yang lebih baik,” tuturnya .

Mukhtarudin menegaskan bahwa ketika negara menjaga masa depan anak-anak PMI, maka sesungguhnya negara sedang menjaga masa depan Indonesia itu sendiri.

Baca Juga:  MUI Jatim Kaji RUU Sisdiknas, Dorong Kesetaraan Pendidikan Agama dan Umum
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA