MUSHIDA: Perlindungan Anak Butuh Sinergi Semua Pihak

2 views
Anak-anak mengikuti kegiatan edukatif bersama orang tua, guru dalam suasana yang hangat dan ramah anak, menggambarkan kolaborasi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan perlindungan serta tumbuh kembang anak

ISLAM LIVE – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Muslimat Hidayatullah (MUSHIDA) untuk mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat perlindungan anak melalui sinergi keluarga, sekolah, masyarakat, media, dunia usaha, dan pemerintah.

Dalam pernyataan yang diterima Kamis (23/7/2026), MUSHIDA menilai perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua, tetapi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan kondusif.

Ketua Umum PP MUSHIDA, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa anak merupakan amanah yang harus dipersiapkan menjadi generasi penerus bangsa.

“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan menentukan arah perjalanan umat dan bangsa,” tegas Hani Akbar.

Baca Juga:  Proklamasi 17 Mei 1949: Saat Kalimantan Menegaskan Diri Tetap Bagian dari Indonesia

MUSHIDA menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini, seperti maraknya konten digital yang tidak ramah anak, krisis moral, serta meningkatnya berbagai bentuk kekerasan terhadap anak. Kondisi tersebut dinilai memerlukan keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selain mengajak kolaborasi lintas sektor, MUSHIDA juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pendidikan keislaman, pembinaan perempuan, pengasuhan berbasis fitrah, serta penguatan peran ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga.

Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli. Pada peringatan ke-42 tahun 2026, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sebagai ajakan untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Indonesia.

Baca Juga:  Jabatan Polri Bisa Diisi Kalangan Sipil? Ini Respons Istana
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA