ISLAM LIVE – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, berjanji memberikan beasiswa perguruan tinggi kepada Vinsensius Sanam (23), seorang difabel asal Desa Nian, Kecamatan Miomaffo Tengah, yang menjadi korban pembongkaran paksa rumah oleh tetangganya dan warga Desa Ainan beberapa waktu lalu.
Falentinus mengungkapkan bahwa Vinsensius sebenarnya lulus SMA tahun 2024 dan memiliki kemampuan akademik yang baik, namun belum bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya. Ia berkeinginan menjadi seorang guru.
“Beliau ternyata lulus SMA tahun 2024 dan punya kemampuan. Beliau berikhtiar menempuh pendidikan tinggi. Ia berkeinginan menjadi seorang guru,” kata Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Bupati TTU, di Desa Nian, Kecamatan Miomaffo Tengah, Minggu (16/8/2026).
Setelah meninjau langsung lokasi rumah yang dibongkar paksa pada Kamis (13/8/2026), Bupati berkomunikasi dengan Kepala Desa Nian, camat Miomaffo Tengah, dan tetangga korban untuk mengetahui akar persoalan dan menanggapi isu yang berkembang di media sosial.
Falentinus menyebut pemerintah daerah juga bisa memberikan bantuan rumah layak huni kepada yang bersangkutan, namun hal ini akan merujuk pada hasil mediasi yang dijadwalkan pada 18 Agustus 2026 di Kantor Desa Nian.
“Saya sudah minta kepala desa dan camat untuk dudukan semua pihak carikan solusi biar tidak ada saling klaim dan ada keadilan bagi yang kita anggap korban saat ini,” ujarnya.
Rumah yang dibongkar paksa merupakan rumah bantuan pemerintah Provinsi NTT tahun 2008. Bupati menegaskan jika pertemuan nanti tidak ditemukan solusi, Pemkab TTU akan berikhtiar membangun rumah baru untuk anak difabel ini.
