UAS Soroti Pria Tewas Diduga karena Curi Ayam: Ayam Dibayar dengan Nyawa Tidak Bisa Dibenarkan

24 views
Ustaz Abdul Somad menyoroti kasus pria tewas diduga mencuri ayam di Bali. UAS mempertanyakan ketimpangan sosial di tengah kekayaan sumber daya alam Indonesia.

ISLAM LIVE – Ustaz Abdul Somad menyoroti kasus tewasnya seorang pria berinisial IKD yang diduga menjadi korban aksi main hakim sendiri setelah dituduh mencuri ayam di Kabupaten Tabanan, Bali. Melalui unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa dugaan tindak pidana tidak dapat dijadikan alasan untuk menghilangkan nyawa seseorang.

Dalam pernyataannya, UAS mengajak masyarakat melihat peristiwa tersebut dari sisi kemanusiaan. Menurutnya, korban bukan hanya sosok yang dituduh melakukan pencurian, tetapi juga seorang ayah yang meninggalkan anak-anaknya.

“Gadis kecil itu anak kita. Keponakan kita. Adik kita. Mencuri ayam tidak benar. Tapi ayam dibayar dengan nyawa tidak bisa dibenarkan,” tulis UAS.

UAS juga menyinggung kondisi sosial yang dinilainya masih memprihatinkan. Ia mempertanyakan mengapa masih ada masyarakat yang terdorong melakukan tindak kriminal karena kesulitan ekonomi, meski Indonesia dikenal memiliki sumber daya alam yang melimpah.

Baca Juga:  Waspada! Kemenag Tegaskan Pendaftaran Haji Gratis Itu Hoaks

“Mengapa saudara kita mencuri? Di tengah negeri gemah ripah loh jinawi. Emas, nikel, minyak dan gas melimpah. Negeri penuh berkah, tapi rakyat susah. Nenek tua mengais beras. Pak tua mencuri sawit. Emas batangan dalam simpanan,” tulisnya.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan putri bungsu korban menangis histeris saat prosesi pemakaman di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Korban diketahui meninggalkan tiga orang anak.

Peristiwa bermula ketika IKD diduga mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7) dini hari. Dugaan pencurian itu memicu kemarahan warga hingga korban dikeroyok dan meninggal dunia. Sepeda motor miliknya juga dilaporkan dibakar oleh massa.

Baca Juga:  Firman Soebagyo Soroti Pasal Pengampunan Koruptor di RUU Kejaksaan: Bisa Persulit Prabowo
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA