ISLAM LIVE – Dojo karate Pesantren Darul Mursyid berhasil mengukir prestasi membanggakan pada ajang Andalas Open Karate Championship 2026 yang digelar di Padang, Sumatera Barat, 30 Agustus 2026. Para karateka membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kategori yang dipertandingkan.
“Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan berlatih, disiplin, keberanian bertanding, serta dukungan pelatih dan keluarga,” kata Drs. Yusri Lubis, Direktur Pesantren Darul Mursyid, Rabu (2/9/2026).
Dua medali emas berhasil diraih oleh Dojo Darul Mursyid pada kelas Open Tournament. Santri Awalul Riski Bonaran menjadi juara pertama pada kelas -76 kg, sementara Dedi Prawira meraih emas pada kategori Legend 67+ dari kelas karyawan.
Tak hanya itu, para santri dari Kelas Festival juga turut mengharumkan nama pesantren. Aqeela Syafaat, Nirma Aulia, Siti Amira Syahnaza, Azkah Fakiyah, dan Syakira Ghaisani tampil memukau dan menyumbangkan medali bagi pesantren dalam kompetisi tersebut.
Kepala Divisi Non Formal Pesantren Darul Mursyid, Dedi Prawira, yang juga turun sebagai atlet, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih tim. Menurutnya, perjuangan keras dalam latihan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.
Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid yang juga Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Ja’far Syahbudin Ritonga, memberikan apresiasi tinggi kepada para karateka. “Terus berlatih, terus berjuang, dan terus berprestasi,” pesannya kepada seluruh atlet.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menatap kompetisi berikutnya dengan semangat yang lebih besar. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga karate di Pesantren Darul Mursyid terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat regional.
