ISLAM LIVE – Upaya pemulihan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, terus dilakukan setelah kebakaran melanda kompleks asrama putra. Polsek Kampar Kiri tidak hanya memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok, tetapi juga turun langsung bersama para santri membersihkan area yang terdampak pada Selasa (11/8/2026).
Kebakaran tersebut berdampak pada asrama putra yang memiliki 290 kamar berukuran 2×2 meter. Sebanyak 221 santri yang sebelumnya menempati bangunan tersebut ikut terdampak akibat musibah tersebut. Kondisi itu menjadi perhatian kepolisian dalam kunjungan ke lingkungan pesantren.
“Tidak berhenti pada penyaluran bantuan logistik, jajaran kepolisian bersama para santri langsung menyingsingkan lengan baju dalam aksi gotong royong pembersihan area,” kata Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar di Kampar, Rabu (12/8/2026).
Sebelum melakukan pembersihan, rombongan Polsek Kampar Kiri terlebih dahulu menyerahkan bantuan sosial kepada pihak pesantren. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan harian para santri selama proses pemulihan fasilitas pesantren berlangsung.
Logistik yang disalurkan meliputi 17 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram, 20 papan telur ayam, 10 kardus mi instan, 30 kotak teh, 10 kilogram gula pasir, serta dua kardus minyak goreng Minyakita. Bantuan diterima oleh pimpinan pesantren, Buya Junaidi, bersama para santri dan santriwati.
Kegiatan dimulai dari Mapolsek Kampar Kiri sekitar pukul 08.00 WIB. Kapolsek bersama sejumlah personel kemudian tiba di pesantren sekitar pukul 09.30 WIB untuk melihat langsung kondisi pascakebakaran sekaligus berkoordinasi dengan pengelola pondok.
“Musibah kebakaran ini sebelumnya membawa dampak yang cukup besar bagi kehidupan para santri di pesantren yang membina total 786 santri, terdiri dari 443 santri laki-laki dan 343 santriwati,” ujarnya.
Setelah proses penyerahan bantuan, personel kepolisian bersama para santri membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar. Material yang hangus diangkut dan area terdampak ditata kembali untuk mengurangi potensi bahaya dari sisa reruntuhan.
Polsek Kampar Kiri juga menyatakan akan terus mendukung proses pemulihan lingkungan pesantren. Langkah tersebut dilakukan agar suasana di lingkungan pondok kembali kondusif dan kegiatan pendidikan serta pengajian para santri dapat berjalan kembali setelah terdampak kebakaran.
