ISLAM LIVE – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di daerah menggelar pengajian haji secara rutin hingga tingkat kabupaten dan kota sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi jemaah.
Arahan itu disampaikan kepada kepala kantor wilayah dan kepala kantor Kemenhaj di daerah. Dahnil mengatakan pengajian tidak hanya perlu dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi juga secara berkala di setiap kabupaten dan kota dengan melibatkan jemaah haji dari berbagai angkatan.
“Ini Kakanwil, Kepala Kantor, semuanya harus aktif menghidupkan pengajian haji,” ujar Dahnil pada Senin (20/7/2026) di dalam agenda Pembinaan dan Pengarahan Persiapan Operasional Haji 1448 H/2027 M Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut telah diminta untuk dianggarkan sehingga dapat dilaksanakan secara rutin. “Misalnya setiap tahun, sebulan sekali di provinsi, sebulan sekali di kabupaten/kota,” katanya.
Menurut Dahnil, pengajian haji tidak boleh hanya diikuti calon jemaah yang akan berangkat, tetapi juga perlu melibatkan jemaah yang telah menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, pembinaan dapat berlangsung secara berkesinambungan dan memperkuat ikatan antarsesama jemaah.
Ia juga meminta jajaran bidang pembinaan di lingkungan Kemenhaj memaksimalkan pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, aparatur Kemenhaj harus aktif membangun kedekatan dengan jemaah melalui pembinaan yang berkelanjutan, bukan hanya saat musim penyelenggaraan haji.
Melalui pengajian rutin tersebut, Dahnil berharap pembinaan jemaah haji dapat berjalan lebih optimal sekaligus memperkuat peran Kemenhaj dalam mendampingi jemaah, baik sebelum maupun setelah menunaikan ibadah haji.
