ISLAM LIVE – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memperkenalkan tiga pilar kesuksesan penyelenggaraan haji sebagai arah baru dalam pengembangan layanan haji Indonesia.
Ketiga pilar tersebut meliputi sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi, dan sukses peradaban.
Konsep tersebut disampaikan Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, dalam Diskusi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, Rabu (15/7/2026). Menurutnya, ketiga pilar itu harus berjalan secara beriringan agar penyelenggaraan haji memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Haji bukan hanya sukses dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Indonesia serta menghadirkan kemajuan peradaban,” tegas Jaenal.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan ibadah haji tidak cukup hanya memastikan kelancaran pelaksanaan ritual. Potensi ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan haji juga perlu dikelola agar memberikan manfaat bagi pelaku usaha, koperasi, pesantren, UMKM, dan masyarakat luas.
Menurut Jaenal, pengembangan ekosistem ekonomi haji membuka peluang di berbagai sektor, seperti penyediaan makanan dan bumbu masakan khas Indonesia, makanan siap saji, pakaian dan perlengkapan ibadah, produk kerajinan tangan, suvenir, hingga komoditas peternakan dan perkebunan yang dibutuhkan selama penyelenggaraan haji dan umrah.
Dalam kesempatan tersebut, Jaenal juga memperkenalkan filosofi Jamak Taksir sebagai pendekatan dalam membangun ekonomi umat. Ia menilai pelaku usaha perlu berani keluar dari pola lama dan mengedepankan kolaborasi dibandingkan persaingan agar mampu membangun kekuatan ekonomi bersama.
Melalui penguatan tiga pilar tersebut, Jaenal berharap penyelenggaraan haji Indonesia tidak hanya semakin baik dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga mampu memperluas manfaat ekonomi dan mendorong kemajuan peradaban yang berdampak bagi masyarakat secara berkelanjutan.
