ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengingatkan calon jemaah haji dan umrah agar memperhatikan amalan-amalan sunnah sebelum memasuki ihram.
Anjuran tersebut dimuat dalam panduan “Haji” sebagai bagian dari edukasi agar ibadah dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.
Dalam panduan itu dijelaskan bahwa amalan sunnah sebelum ihram bukan merupakan syarat sah ibadah. Namun, pelaksanaannya dianjurkan karena menjadi bentuk penyempurnaan ibadah sekaligus upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum memulai rangkaian manasik.
“Sunnah dan amalan yang dianjurkan akan mendatangkan pahala bagi orang yang mengerjakannya, sedangkan orang yang meninggalkannya tidak berdosa. Seorang mukmin yang melaksanakannya dengan mengharap pahala dan keridaan Allah akan memperoleh ganjaran yang besar.”
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebutkan beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum berniat ihram, di antaranya mandi terlebih dahulu, memotong kuku, merapikan jenggot, mencukur rambut kemaluan dan bulu ketiak, serta memakai wewangian pada tubuh dan pakaian sebelum berniat ihram.
Selain itu, jemaah juga dianjurkan mengenakan dua lembar kain ihram berwarna putih bagi laki-laki serta memulai ihram setelah melaksanakan salat wajib atau salat sunnah dua rakaat. Setelah memasuki ihram, jemaah dianjurkan memperbanyak bacaan talbiyah sebagai bentuk memenuhi panggilan Allah SWT.
Panduan tersebut juga menjelaskan bahwa amalan sunnah berfungsi menyempurnakan pelaksanaan ibadah wajib. Melalui amalan-amalan tambahan itu, seorang muslim diharapkan semakin dekat kepada Allah SWT dan lebih menjaga kualitas ibadah hajinya.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi turut mengutip hadis qudsi yang menegaskan keutamaan ibadah sunnah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
“Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya.”
Panduan “Haji” diterbitkan sebagai materi edukasi bagi jemaah haji dan umrah agar memahami tata cara ibadah, menjaga kesehatan, serta mengetahui berbagai layanan dan ketentuan selama berada di Tanah Suci. Dengan memahami amalan sunnah sebelum ihram, jemaah diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum memulai rangkaian ibadah haji maupun umrah.
