ISLAM LIVE – Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Iran, Ali Abdollahi, memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel agar tidak melakukan “salah perhitungan” terhadap Iran. Ia menegaskan angkatan bersenjata Iran siap memberikan pembalasan keras terhadap setiap ancaman maupun agresi terhadap negaranya.
“Kami memperingatkan musuh-musuh Iran, khususnya AS dan rezim Zionis (Israel), untuk menghindari kesalahan perhitungan dan memikirkan pembalasan keras yang akan dilakukan angkatan bersenjata kami terhadap setiap ancaman dan agresi terhadap negara kami,” tegas Ali Abdollahi, seperti dilansir Saudi Gazette, Jumat 3/7/2026.
Pemerintah Iran memperketat pengamanan selama prosesi pemakaman Ali Khamenei. Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap situasi di sejumlah kawasan strategis.
Di tengah situasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, tidak menghadiri prosesi pemakaman ayahnya setelah muncul ancaman terhadap dirinya dari pihak Israel.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui akun X mendesak Amerika Serikat bertanggung jawab mengendalikan Israel sesuai nota kesepahaman 14 poin yang telah disepakati sebelumnya.
Prosesi pemakaman Ali Khamenei dihadiri utusan dari lebih dari 100 negara, termasuk Pakistan, China, dan India. Selama rangkaian acara berlangsung, pemerintah Iran juga menutup sementara akses penerbangan sipil di sejumlah kota sebagai bagian dari langkah pengamanan.
