ISLAM LIVE – Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyampaikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86), yang syahid dalam insiden serang udara Amerika-Israel pada 28 Februari 2026 di kediamannya. Dalam pesan belasungkawa yang ditujukan kepada rakyat Iran, Megawati menyebut kepergian Khamenei sebagai kehilangan besar.
Megawati mengatakan wafatnya Khamenei bukan hanya kehilangan bagi bangsa Iran, tetapi juga bagi mereka yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa, dan kemanusiaan. Ia pun menyampaikan salam perpisahan kepada pemimpin yang pernah ditemuinya saat melakukan kunjungan resmi ke Teheran pada 2004.
“Selamat jalan saudaraku yang mulia Ayatollah Ali Kameni. Kami melepas kepergian-Mu dengan doa, rasa hormat dan persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu,” tutur Megawati melalui video yang pertama kali diunggah akun @iraninindonesia, Selasa (7/7/2026).
Dalam pesannya, Megawati mengenang Khamenei sebagai sosok ulama yang lembut, tetapi teguh memegang prinsip. Ia juga mengingat bagaimana Khamenei mengagumi pidato dan pemikiran Bung Karno serta menilai Pancasila dan semangat Bandung sebagai salah satu referensi penting dalam merumuskan visi Iran yang merdeka dan bermartabat.
Megawati menutup pesannya dengan doa bagi Khamenei serta rakyat Iran. Ia berharap Allah menerima seluruh amal perjuangan Khamenei, mengampuni segala kekhilafannya, serta menganugerahkan kekuatan, persatuan, dan kebijaksanaan kepada rakyat Iran dalam menghadapi masa-masa sulit. (rjb/ed).
